
Masjid Ayoudhya
Gampong Alue Deah Teungoh,
Kecamatan Meuraxa,
Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh, Indonesia.
Masjid Ayoudhya didirikan oleh salah seorang warga Gampong Alue Deah Teungoh, yaitu H. Bachtiar Cholik, yang saat itu menjabat sebagai Wakil Direktur Bank Aceh Syariah. Sebelumnya, lokasi masjid ini merupakan rumah atau kediaman beliau. Namun, akibat musibah gempa bumi dan tsunami yang melanda Aceh pada tahun 2004, kediaman tersebut hancur dan lenyap.
Pasca tsunami, beliau memiliki niat mulia untuk mendirikan sebuah masjid di lokasi tersebut dan mewaqafkannya kepada masyarakat Gampong Alue Deah Teungoh sebagai pusat kegiatan ibadah, keagamaan, dan sosial masyarakat setempat. Nama ‘AYOUDHYA’ diambil dari nama putri beliau yang turut menjadi korban dalam musibah tsunami tersebut.
– Pendirian: 26 Desember 2005
– Penyerahan ke Masyarakat: 26 Desember 2006
– Shalat Jumat Perdana: 2 Februari 2007
– Ruang shalat utama (kapasitas ±300 jamaah)
– Tempat wudhu pria & wanita
– Toilet bersih & ramah difabel
– Perpustakaan mini
– Taman dan area parkir
– Salat berjamaah 5 waktu
– Salat Jumat
– Pengajian Mingguan dan Bulanan
– Santunan anak yatim (bulanan)
– Pengumpulan dan penyaluran zakat, infak, dan sedekah
Masjid Ayoudhya melayani jamaah dari Kampung Alue Deah Teungoh dan sekitarnya. Terdapat komunitas aktif remaja masjid (Remas Ayoudhya) yang turut membantu dalam menyelenggarakan kegiatan kepemudaan dan dakwah.
Masjid dibiayai melalui:
– Donasi masyarakat
– Dana dari donatur
– Infak harian dan mingguan
– Program wakaf dan zakat
Visi:
Menjadi pusat ibadah, pendidikan, dan pemberdayaan umat yang ramah, makmur, dan berdaya saing Islami.
Misi:
– Menyediakan sarana ibadah yang nyaman dan bersih.
– Menyelenggarakan pendidikan agama untuk semua kalangan.
– Menjadi pusat kegiatan sosial dan kemanusiaan.
– Membangun komunitas Islam yang aktif dan produktif.
| Luas Area | 716 m2 |
| Luas Bangunan | 450 m2 |
| Status Lokasi | Waqaf |
| Tahun Berdiri | 2005 |